Wednesday, 16 October 2019

Laporan Keuangan Daerah

Tingkatkan Pelayanan, Pendapatan Retribusi Wisata dan Olahraga Capai 80 Persen

WONOSOBO – Upaya pendapatan retribusi dari sektor wisata dan Olahraga, sebagai salah satu penyokong Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus dilakukan oleh Dinas Pendapatan Daerah (Dipenda). Di antaranya dengan meningkatkan kualitas layanan fisik dan non fisik terhadap sektor wisata.

Sekretaris Dipenda Kabupaten Wonosobo Suratman mengatakan, salah satu strategi dalam mendongkrak pendapatan retribusi wisata dengan meningkatkan kualitas layanan. Di antaranyaPemda Wonosobo telah melakukan upaya pelestarian lingkungan di kawasan Tuk Bomolukar Dieng. Langkahnya, penanaman kayu keras di area sekitar Tuk Bimolukar dan tanaman hias untuk melindungi dan sekaligus menjadi daya tarik disekitar Tuk Bimolukar.

“ Tuk Bimalukar merupakan pintu masuk ke obyek wisata Dieng, kita lakukan bebagai kualitas pelayanan,”katanya.

Selain itu, kata Suratman, perbaikan layanan fisik juga dilakukan di kawasan wisata Telaga Warna Dieng. Ruang pelayanan berupa Parkir dan pusat oleh-oleh sudah selesai dibangun. Untuk mendukung kawasan hijau, sepanjang jalan menuju kawasan tersebut telah dibangun trotoar yang memadai diapit berbagai tanaman.

“kami tingkatkan kerjasama dengan pemerintahan pusat dan provinsi untuk pengembangan kawasan ini,”katanya.

Beberapa langkah yang sudah terwujud, meningkatkan kunjungan wisatawan dengan melakukan upaya menambah dan memperbaiki  aksebilitas dan fasilitas. Meliputi telah membangun fasilitas-fasilitas di kawasan obyek wisata dieng  yaitu : Tempat parkir, kios-kios sejumlah, fasilitas MCK, dan Mushola serta aksebilitas diarea sekitar kawasan DiengDi obyek Wisata Pemandian Mangli membangun penambahan fasilitas kamar mandi dan kamar ganti.

Di kawasan obyek Kalianget telah membangun lahan parkir yang direncanakan akan dijadikan transit bis pariwisata yang dilengkapi dengan fasilitas food court, MCK, dan mushola,”katanya.

Ditambahkan dia, selain pembangunan fisik. Berbagai upaya kerjasama terus ditingkatkan. Meliputikerjasama dengan akademisi, dalam pengkajian pengembangan obyek wisata strategis. Melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi retribusi daerah untuk mengetahui potensi dalam rangka pengembangan kepariwisataan. 

“kamu juga melakukan kerjasama dengan biro dalam rangka pemasaran dan promosi,”katanya.

Terobosan lain juga dilakukan Pemkab Wonosobo. Suratman menjabarkan,  Pemkab berhasilmenjalin komunikasi dengan pemangku kepentingan pariwisata nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota serta swasta/investor, serta kelompok-kelompok sadar wisata. 

“Pemkab Wonosobo telah mengundang kementrian terkait, serta mendatangkan pelaku wisata, investor dan dunia usaha untuk ikut memfasilitasi dalam pengembangan industri pariwisata  di  kabupaten Wonosobo,”katanya

Alhasil, kata Suratman,  Kementrian BUMN dan direktur BUMN se Indonesia telah datang ke Wonosobo dengan memberikan bantuan diantaranya bantuan perahu untuk kawasan Menjer, pembangunan aksebilitas dan fasilitas seperti dermaga di Menjer, gardu pandang, dan gazebo, serta perbaikan jalan menuju puncak Sikunir.

“pengembangan kawasan Telaga Menjer terus berjalan sampai saat ini. Di antaranya bersumber dari sejumlah CSR BUMN,”katanya

Melalui berbagai pertemuan tersebut, kata Ratman, dirasa strategis karena mmapu mempernalkan alam, adat budaya, kuliner, dan produk khas Wonosobo dengan Program kegiatan tahunan Ritual Cukur Gembal, Kegiatan Gelar seni dan budaya.

“berbagai event ini tujuannya juga meningkatkan pendapatan retribusi,”katanya.

Untuk memudahkan bagi wisatawan, dikeluarkan juga kebijakan menggabungkan 3 tiket lokasi obwis Dieng yaitu tiket obyek wisata Lembah Dieng, tiket Kawasan Dieng, tiket DPT menjadi Rp. 10. 000. Tahun ini, target Pendapatan dari retribusi tempat rekreasi dan olahraga yaitu kurang lebih  3,7 miliar, Realisasi kurang lebih 2,9 Miliar dengan capian prosentase Per oktober 2016 yaitu + 80 %.

“kami akan terus genjot upaya promosi dan berbagai strategi meningkatkan sektor wisata,”katanya.

Selain dengan institusi, kerjasama yang dilakukan. Imbuh Ratman, bersama masyarakat seputar wisata dengan memberi ruang kesempatan bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam mengembangkan kepariwisataan. Yakni membina dan memberi peluang kepada (kelompok sadar wisata) Pokdarwis untuk berpartisipasi mengembangkan daerahnya.

“melalui pola kerjasama dengan berbagai pihak ini, kami rasa efektif dalam mendongkrat pendapatan sektor wisata,”pungkasnya. (ali)

        

Link Partner

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Statistik Pengunjung

0040249
Hari iniHari ini30
KemarinKemarin38
Minggu iniMinggu ini151
Bulan iniBulan ini649
Total PengunjungTotal Pengunjung40249
Pengunjung terbanyak 26.09.2017 : 124

 

Scan menggunakan Smartphone anda untuk akses cepat

Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Wonosobo, Jln. Pasukan Ronggolawe No 23 Wonosobo, Telp (0286)321245 Fax (0286)321735, Kode Pos 56311 e-mail : bppkad@wonosobokab.go.id