Wednesday, 18 September 2019

Laporan Keuangan Daerah

Java Balloon Attraction (JBA)

WONOSOBO – BPPKAD ikut memeriahkan sebuah even bertajuk “Java Balloon Attraction (JBA)” yang dilaksanakan di Lapangan Desa Pagerejo Kecamatan Kertek Wonosobo, Sabtu (15/6), pagi. Event ini menjadi tontonan menarik bagi warga setempat dan wisatawan.

Selain merupakan agenda wisata, JBA sebagai ajang nguri-uri budaya tradisional menerbangkan balon udara di saat lebaran. Karena tradisi lokal tersebut sudah membudaya di sebagaian masyarakat Wonosobo dalam memeriahkan Idul Fitri.

Hanya saja dalam JBA balon tidak diterbangkan secara bebas. Balon udara tradisional diterbangkan dengan cara ditambat dengan radius ketinggian maksimal 125 meter. Penerbangan balon ditambat agar aman bagi penerbangan pesawat.

Ada ratusan balon unik dan antik yang diterbangkan digelaran wisata dan budaya tersebut. Beberapa komunitas balon dari wilayah Kertek, Kalikajar, Selomerto, Sapuran dan Kepil serta daerah lain di Wonosobo, ikut ambil bagian dalam event ini.

Direktur Airnav Indonesia, Novie Riyanto mengatakan balon udara tradisional yang diterbangkan secara liar bisa mengganggu keselamatan penerbangan. Karena itu, pihaknya menghimbau warga untuk menerbangkan balon dengan cara ditambat.

“Ajang JBA yang digelar bareng antara Pemkab Wonosobo dengan Airnav Indonesia merupakan ikhtiar melakukan sosialisasi penerbangan balon secara aman dengan tidak menghilangkan tradisi lokal yang sudah ada sejak dulu kala,” katanya.

Menurut Novie, pihak Kementerian Perhubungan juga telah menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No 40 tahun 2018, tentang Penggunaan Balon Udara pada kegiatan budaya masyarakat.

“Dalam Permenhub No 40 disebutkan balon udara tradisional boleh diterbangkan dengan ketentuan ditambatkan di tali dengan ketinggian maksimal 125 meter dari tanah. Balon maksimal tinggi 7 meter dan leba 4 meter.”

Selain itu, setiap kegiatan penerbangan balon harus mendapat izin dari otoritas bandara dan Pemerintah Daerah setempat. Warga yang nekat menerbangkan balon secara bebas bisa dikenai ancaman tindak pidana dan diproses secara hukum.

 

(Penulis: Muharno Zarka  editor : Admin)

Sumber :Suara Baru

 

        

Link Partner

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Statistik Pengunjung

0039036
Hari iniHari ini34
KemarinKemarin50
Minggu iniMinggu ini175
Bulan iniBulan ini853
Total PengunjungTotal Pengunjung39036
Pengunjung terbanyak 26.09.2017 : 124

 

Scan menggunakan Smartphone anda untuk akses cepat

Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Wonosobo, Jln. Pasukan Ronggolawe No 23 Wonosobo, Telp (0286)321245 Fax (0286)321735, Kode Pos 56311 e-mail : bppkad@wonosobokab.go.id